Fahd A Rafiq Beri Tanggapan, RI Pesan 13 Radar Militer Dari Prancis

Fahd A Rafiq Beri Tanggapan, RI Pesan 13 Radar Militer Dari Prancis

Jakarta – Ketua Umum DPP Bapera memberi tanggapan perihal Indonesia membeli radar militer dari perusahaan Prancis, sebanyak 13 radar militer jarak jauh Ground Master 400 Alpha (GM400a) produksi perusahaan asal Perancis, untuk keperluan TNI Angkatan Udara (AU). Dalam peningkatan pengawasan udara mengawasi wilayah udara NKRI yang begitu luas.

“Pembelian radar ini untuk membantu keperluan TNI Angkatan Udara, yang kita ketahui wilayah Indonesia sangat luas, dalam pembelian ini untuk meningkatan dan membantu TNI AU untuk pengawan udara supaya aman. Indonesia telah memesan 13 radar militer jarak jauh bernama Ground Master 400 Alpha (GM400A) yang diproduksi perusahaan asal Prancis.” Ujar Mantan Ketum DPP KNPI Fahd A Rafiq Selasa (20/6/2023).

Kinerja radar ini mampu mendeteksi semua jenis ancaman udara mulai dari pesawat tempur, rudal, helikopter hingga pesawat tanpa awak. GM400a memiliki daya jangkuan hingga 515 kilometer.

Sebagai generasi terbaru, GM400a mempunyai keunggulan lima kali lebih canggih dari pendahulunya yaitu GM400 Dibanding GM400, daya jangkau GM400a lebih besar sekitar 10 persen. Selain itu, GM400a juga mampu mendeteksi sasaran pada ketinggian maksimal 100.000 kaki dengan sudut ketinggian mencapai 40 derajat. Radar berbasis darat ini pada dasarnya bersifat mobile. Dengan demikian, GM400a bisa ditempatkan di kendaraan, seperti platform truk, misalnya. Keunggulan lainnya, radar ini juga terintegrasi dengan teknologi kecerdasan buatan.

Fahd A Rafiq juga menyampaikan, dalam pembelian ini harapannya, dengan kecanggihan radar GM400a dapat membantu TNI AU dalam pengawasan udara atau ancaman udara seperti pesawat temput, rudal, helikopter, hingga pesawat tanpa awak (drone). Wilayah Republik Indonesia sangat luas.

“Dengan pembelian 13 radar GM400a ini harapanya, dari kecanggihan radar GM400a semoga dapat membantu TNI AU dalam pengawasan udara atau ancaman udara yang mengancam wilayah udara Indonesia seperti pesawat tempur, rudal, helikopter, hingga pesawat tanpa awak. Kita ketahuai wilayah Republik Indonesia sangat luas, dengan adanya radar ini semoga wilayah udara NKRI semakin aman.” Tutup Fahd A Rafiq.

Penulis : Fachrul Nopendra