Fahd A Rafiq Singgung Soal Meledaknya Kilang Balongan.

Meledaknya Kilang Balongan Sampai Hari ini belum terungkap siapa pelakunya? Apa motifnya ?

 

Jakarta – Who is benefiting (siapa yang diuntungkan dalam perstiwa tersebut meledaknya kilang balongan? Yang diuntungkan dia yang bermain. Lalu ada pertanyaan mendetail, apakah ini terkoneksi dengan   semuanya dengan Bom Makasar, surabaya dan beberapa peristiwa sebelumnya lon wolf (Wanita yang todongkan ke Paspampres), ucapnya di jakarta, pada Sabtu( 29/10).

Ketua Umum DPP BAPERA menjelaskan Karena banyak yang heran, kilang Balongan itu kilang secure (super aman). Kok bisa meledak ya? Mau bukti kalau Kilang Balongan aman ? Kasih korek deh 10 biji buat bakar itu kilang Balongan, bakar itu instalasinya Balongan, mau listrik di kosletin, mau keran minyak dibuka, lalu dibakar silahkan. Valve pipa, tangki semuanya itu terbuat dari benda keras besi, galvanis Pipe dan tidak ada yang mudah terbakar kecuali isinya yaitu minyaknya, kalau minyak ngak keluar ngak netes tidak akan terbakar. Sudah itu anda ngak kenal dunia instalasi, 6 jam di Balongan asli anda kayak orang bingung, mau bakar dari mana ya?
Tragedi ini terjadi pada Minggu dini hari tangg 28 Maret 2021 yang belum diketahui siapa yang bertanggung jawab atas hal tersebut dan siapa pelakunya.

Listrik di korsletin, kabel positif negatif diketemuin duar korslet. Ya paling singkringnya mati. Abis itu selama ngak ada kayu, plastik yang mudah terbakar di dekat pipa yang ngak akan besinya terbakar atau di gergaji deh tu pipa tapi kan lama emang ngak ada cctv dan security apa?

Dari sisi informasi publik kasus ini belum ada kabar atau juga bukti siapa yang bermain disini ? Baik itu bukti foto gambaran yang dipublikasi oleh Pertamina ? Atau oleh bagian kemanan biar rakyat tahu. Ini terbakar, dibakar, meleduk sendiri atau SABOTASE!!!

Ok kita sekarang kurang data, karena itu kita coba analisa kejadian Balongan.

Bagaimana kalo kita melihatnya dari skenario terakhir yaitu SABOTASE, sekali lagi ini belum tentu benar tapi penting buat kita pelajari, kalau ini benar ternyata sabotase kita mundur sebentar ke zamannya Donal Trump, dia tidak pernah pakai instrumen operasi intelijen dalam menekan negara lain atau senjata yang untuk mendominasi.

Buktinya dalam 4 tahun dimanapun di dunia yang biasanya Amerika pakai instrumen teror walau selalu disangkal keterlibatannya terbukti tidak ada bom dan teror dimana mana pada era Trump. Beda dengan zamannya OBAMA dan Biden yang belum 100 hari menjabat, semua terbukti dan kali ini dimana mana mulai ada darah menetes lagi karena kekerasan.

Jadi bagaimana kita hubungkan ledakan Balongan dengan gerakan Insurgency dari operasi Intelijen!!!
Bagaimana kalau kita blame (tuduhkan) Amerika biangnya. Tombol teroris katedral, Lone wolf dan Balongan yang mencet AMERIKA dah gitu aja bagaimana?

Lalu apa sih maunya Amerika ? Ya kita datengin, kita nego, kita diskusi, meetingkan, Analisa dan kita strategikan. Jadi skenario pertama ini adalah? Siapa yang menghandlenya, adakah solusinya? Bener deh ini tidak gampang bakar balongan. Maka kita tuduh negara Amerika yang mahir soal begini beginian. Juga karena Amerika punya peralatan yang namanya magnetic laser beam. Yang sering dipraktekkan oleh mereka dimana mana. Divisi Aero space armynya Amerika, angkatan ke 6 perangnya Amerika punya alat ini dan bisa dari laut ke darat, bisa dari satelit tapi baiklah ini hanya asumsi.

Kita rakyat menunggu kemahiran bernegara hubungan Internasionalnya pejabat sekarang yang jelas kurang keren.

Mahir ngak manajemen Hubungan Internasionalnya ? Hilang ngak itu terorisme dan ancaman keamanan lainnya dari asing atau skenario kedua ini adalah murni kecelakaan. Jadi wahai pejabat kapan meledaknya Balongan di jelaskan kepada publik. Rakyat nunggu lho sampe sekarang, tutup Ketua Bidang Ormas DPP Partai Golkar.

 

ASW