Ketum DPP Bapera: Ancaman Ada di Depan Mata Indonesia, Tiongkok Kembali Klaim Laut Natuna

 

Jakarta – Ada beberapa negara beberapa bulan ini mulai berbenturan dengan Tiongkok dan konflik di Laut Cina Selatan dan ternyata saat ini sudah mulai bergerak. Mereka sudah bergerak memanaskan mesin perang mereka yang terlibat adalah Vietnam, Filipina, Malaysia, Indonesia dan Brunei Darussalam, ucap Fahd El Fouz A Rafiq  di Jakarta pada, Kamis, (1/9).

Ketum DPP Bapera ini mengatakan, “Semua ini karena bermasalah dengan Tiongkok dalam wilayah laut di China Selatan. Mengapa konflik ? karena Tiongkok mengklaim melawan semua aturan laut Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) dengan mengklaim Nine Dash line.

Dengan Nine Dash line yang Tiongkok klaim sendiri artinya mengambil dari separuh wilayah  laut yang disengketakan. bersumber dari CNBC Indonesia, Tiongkok baru baru ini menuntut Indonesia menghentikan pengeboran minyak dan gas alam (migas) karena mengklaim wilayah tersebut adalah milik Tiongkok, tegasnya.

 

Mantan ketum DPP KNPI menambahkan, Hak Indonesia atas wilayahnya di Ujung laut cina selatan  adalah Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) milik NKRI dibawah konvensi PBB tentang hukum laut Pada 2017 dan menamai wilayah tersebut sebagai Laut Natuna Utara.

Dalam konflik laut Natuna Utara, Indonesia sejak dulu menegaskan tidak akan pernah mengakui Nine Dash Line (Sembilan garis putus -putus) yang di klaim Tiongkok. Namun akhir akhir ini agak kendor pertahanan Indonesia.

Mantan Ketum PP AMPG ini menjelaskan, Nine Dash Line adalah garis yang dibuat sepihak oleh Tiongkok. Nine Dash Line menjadi Historis Laut Cina Selatan seluas 2 juta kilometer, yang 90% darinya di Klaim oleh Tiongkok sebagai Hak Maritim Historian.

Jalur Nine Dash Line membentang sejauh 2000 KM dari daratan Cina hingga dari Taiwan hingga Natuna sisi Utara Selatan hingga ZEE Filipina, Malaysia dan Vietnam. Klaim Nine Dash Line ini berdampak pada hilangnya perairan Indonesia Seluas kurang lebih 83.000 KM ² atau 30 persen luas laut Indonesia di Natuna.

Bukan hanya Indonesia negara lain seperti Vietnam, Filipina, Malaysia, Brunei Darussalam juga kena Imbas dari Nine Dash Line oleh Tiongkok. Selain Taiwan agaknya Nine Dash Line bisa menjadi penyebab perang di Laut China Selatan.

Apapun yang terjadi saat ini semua meningkatkan resiko perang di Laut China Selatan dimana Indonesia ada laut Natuna disana, semoga kita bisa paham akan ancaman dari luar yang ingin mengambil laut Indonesia secara terang terangan, tutup Ketua Bidang Ormas DPP Partai Golkar.

Penulis: ASW