Ketum DPP BAPERA: KTT ASEAN 2023, ini Ajang Ambil Momentum Indonesia Unjuk Power dari Selatan Khatulistiwa

Ketum DPP BAPERA: KTT ASEAN 2023, ini Ajang Ambil Momentum Indonesia Unjuk Power dari Selatan Khatulistiwa

Jakarta  – Tanggal 10 – 11 Mei 2023 Indonesia akan menjadi tuan rumah KTT ASEAN untuk yang ke – 5 kalinya di Jakarta dan Labuan Bajo. Negeri kita telah Lima kali menyelenggarakan <span;> KTT ASEAN yaitu ditahun 1976, 2003, 2011 dan 2023. Banyak permasalahan saat ini yang perlu di bahas seperti Ekonomi, Sosial, Budaya, Politik baik regional mau global yang harus dirundingkan untuk kemaslahatan ASEAN, ucap Fahd A Rafiq di Jakarta pada Selasa , (2/5).

Ketum DPP Bapera mengatakan, Disisi lain sikap ASEAN juga terpecah karena perang Rusia dan Ukraina , hanya sebagian besar anggota mengutuk keras perang di Ukraina sambil menegaskan kebutuhan untuk melindungi kemerdekaan, kemerdekaan politik dan integritas wilayah Ukraina.

Mantan Ketum PP – AMPG ini menambahkan, “dalam pemungutan suara di PBB pada bulan Oktober 2022 yang lalu yang mengecam upaya aneksasi Rusia atas wilayah Ukraina, baik Vietnam, Laos dan Thailand menyatakan sikap Abstain, artinya disini semua soal kepentingan global”, tulisnya.

Fahd menambahkan, perlu diketahui bahwa Vietnam dan Laos memiliki hubungan militer yang kuat dengan Moskow. Disisi lain Singapura mematuhi Sanksi Barat terhadap Rusia, ujarnya.

Dilain sisi dalam KTT UE – ASEAN ini menimbulkan komitmen untuk menggelontorkan investasi Miliaran Dollar di Asia Tenggara, Presiden komisi Eropa Ursula Van Der Leyen mengumumkan komitmen 10 Milyar euro hingga 2027 untuk infrastruktur dibawah program Global Gateway yang fokus pada konektivitas hijau, ini luar biasa .

Alasan utama anggaran tersebut di gelontorkan untuk memperkuat ikatan ekonomi khususnya di bidang perdagangan seperti transformasi hijau, digitalisasi dan Kesehatan, tutup Ketua Bidang Ormas DPP Partai Golkar.

ASW

Ketum DPP Bapera Bicara Kemakmuran, Agama, Spirtualitas dan Kaitannya Dengan Integritas

 


Jakarta – Negeri ini punya kelebihan dan karunia yang Allah SWT berikan pada rakyat Indonesia, maka dari itu banyak suara suara yang ingin memberikan ide dan gagasannya buat negara ini khususnya untuk kemakmuran rakyat Indonesia sebesar besarnya, ucap Fahd El Fouz A Rafiq di Jakarta pada Kamis, (27/4).

Ketum DPP Mengatakan lebih jauh”jika negeri Indonesia tidak makmur ada yang salah ni? lantas siapa yang harus disalahkan ? Tapi saya bicara disini bukan untuk menyalahkan siapa siapa karena Variabel kemakmuran sebuah negara sangat banyak. Ada faktor dalam dan luar dan itu sangat spesifik”, pungkasnya

Fahd melanjutkan, Mengapa Venezia (Sekarang wilayah Italia) bisa makmur. Zaman Sriwijaya, Majapahit ,Malahayati dengan Inong Bale nya, Samudera Pasai, Hangtuah bisa Makmur. Sekali lagi Indonesia harus memakmurkan negerinya memaksimalkan serta lincah memainkan posisi geografi ekonominya yang sangat strategis.

Disisi lain Mantan Ketum PP – AMPG ini mengulas soal “posisi utara Indonesia ada negara produsen seperti Jepang, Korea Selatan, Tiongkok itu adalah negara produsen. 20 persen produksnya pergi ke Amerika Utara dan 80 persen produk produknya pergi ke Asia Tenggara, barat, Afrika dan eropa”, ungkapnya.

Sayang ulangi lagi, artinya 80 persen kapal Niaga lewat selat Malaka. Perlu diketahui bersama 100 ribu kapal mother vessel lewat, kita belom berani ambil chock point yang kira kira minta 1 persen lah dari barang yang dibawah kapal itu alasannya tidak bisa karena ada Unclos, Ina dan ini sama saja kedaulatan kita secara tidak langsung diambil

Ini adalah tahun Politik karena kurang lebih beberapa bulan lagi (2024) hajatan Nasional akan digelar di Bumi Nusantara Poin penting yang ingin saya sampaikan disini adalah seperti kita ketahui bersama Indonesia negara yang sangat religius, Pancasila kita nomor 1 adalah ketuhanan yang maha esa loh. Beda antara orang agamis dan orang spiritualis, kalau dia punya spiritualis dia pasti punya Integritas. Jadi Orang orang Agamis yang spiritualis lebih punya integritas dibanding dengan Agamis tapi tidak spiritualis, ungkapnya.

Di lain hal Mantan Ketum DPP KNPI ini menyarankan, Indonesia itu harusnya kedalam negeri lebih Humanis keluar baru buas, hari ini kita terbalik politik luar negeri kita lemah di dalam kita galak sama masyarakat. Pola membangunnya kebalikan dari negara negara maju, ini salah pola main. Harusnya Baik kedalam tekan diluar.

Disamping itu di dunia pemberitaan  Indonesia juga buat surprise dan super viral, ada anak kecil diputusin pacarnya  sampai bapaknya jadi tersangka. Dilain sisi Nono juara Matematika dari NTT tidak viral dan tidak diangkat, ini kan gokil abis, ada baiknya prestasi prestasi anak bangsa di tingkat Internasional diangkat kepermukaan publik karena mereka adalah aset Bangsa jangan sampai kejadian lagi hak paten dan penemuan putri putri anak bangsa di klaim Negara lain dan dimaksimalkan untuk keuntungan mereka, tutup Ketua Bidang Ormas DPP Partai Golkar.

Penulis : ASW

Ketum DPP Bapera: Lebaran Secara Tidak Langsung Runtuhkan Keangkuhan Anak Adam 

 

“Lebaran itu sebuah perayaan inklusif manusia Nusantara yang diselubungi peristiwa kultural super besar. 

Satu hal yang perlu di garis bawahi minta maaf sulit terucap karena tampak bagai menjatuhkan harga diri. Maka, lebaran menjadi sarana sekaligus momentum meminta maaf tanpa harus merasa jatuh harga diri. Inklusivitas lebaran mampu meruntuhkan keangkuhan hati anak Adam”. 

Fahd El Fouz A Rafiq

(Ketua Umum DPP BAPERA) 

 

 

Jakarta – Lebaran itu perayaan kultural manusia Nusantara untuk merayakan Idul Fitri sebagai ibadah, Ied Mubarak tampak serupa tapi jika diamati lebih seksama terdapat sedikit perbedaan, ucap Fahd A Rafiq pada Senin, (24/4).

 

Ketum DPP Bapera mengatakan, “Idul Fitri itu perayaan setelah sebulan berpuasa, hasil kembalinya fitrah manusia dengan proses detoksifikasi terhadap kondisi mentalitas manusia yang diwujudkan dalam pelaksanaan sholat idul Fitri dan zakat fitrah”, ujarnya.

 

Fahd menambahkan Lebaran  itu rangkaian suka cita manusia Nusantara yang diselimuti nilai nilai religiusitas Islam. Lebaran itu identik dengan kebaruan khususnya baju baru dan itu identik. Karena pasca idul Fitri diharapkan membuka lembaran baru dengan ibadah yang lebih baik, disamping itu semua yang terlibat dalam perayaan ini apakah sebelumnya puasa atau tidak, tuturnya

 

Mantan Ketum PP – AMPG secara history memaparkan lebaran momen tak terpisahkan dari tradisi keagamaan masyarakat Nusantara sejak zaman Hindu – Budha dan merupakan festival yang telah ada sejak Mataram Kuno dan ketika Islam masuk ke bumi Nusantara tradisi ini dengan segala kebaikannya tetap dilanjutkan dari generasi ke generasi, paparnya dengan nada sumringah.

 

 

Dia melanjutkan, “Momen Idul Fitri juga di ikuti tradisi mudik (kaum urban perkotaan lakukan proses pulang ke kampung halaman). Mudik itu gerak masif jutaan manusia menuju kampung halaman merupakan bentuk terapan ajaran Islam ke dalam budaya Nusantara.

 

Mudik tidak dapat digantikan kecanggihan teknologi metaverse sekalipun. Bertemu orang tua, keluarga,  dan teman sekampung halaman ialah kesadaran kolektif yang berkarakter intuitif. Bawa kembali ke kampung udik juga memiliki makna historis mengenang sebuah cita cita untuk mengarungi kesuksesan di kota besar, dan itu angan angantertinggi dari para perantau.

 

Di sesi sebelumnya saya membahas Lebaran terdapat ketupat yang melambangkan kelapangan hati untuk meminta maaf dan memaafkan sesama manusia. Lebaran punya energi gerak masif untuk bersilaturahim dengan sesama manusia lainnya. Dan inilah ciri khas kaum muslim di Nusantara yang tidak ada di negara lain, ujarnya mengingatkan.

 

Nilai nilai Kemanusiaan

 

Mantan Ketum DPP KNPI melihat, “Lebaran menarik setiap orang masuk ke perayaan suka citanya siapapun itu tanpa memandang agama, suku, ras, etnis dan golongan. Idul Fitri sebagai sebuah peristiwa ibadah, diselubungi peristiwa kultural berbentuk perayaan lebaran.

 

Lebaran jadi festival suka cita yang membawa nilai nilai keadaban dan keadilan manusia (sila ke -2 Pancasila), setiap jiwa yang terlibat di dalam perayaan suka cita ini dan berbagi kebahagiaan kepada sesama manusia lainnya. Hal yang sudah saya sebutkan diatas merupakan bentuk balutan nilai nilai kemanusiaan dalam tradisi lebaran.

 

Mantan Ketum Gema MKGR ini menegaskan, “konsep pulang kampung itu bentuk dari sebuah relasi humanis manusia Nusantara”. Ia sebagai subjek yang dulu tak bermakna, dengan lebaran mengingatkan dirinya bahwa keberhasilan masa kini ialah juga berkat dari doa dan dukungan orang orang sekampungnya”, ungkapnya.

 

Tradisi saling memaafkan, mengakui sebuah kesalahan, merupakan ekspresi budaya lebaran masyarakat Nusantara yang membuktikan keberanian sendiri. Mau Mengakui sebuah kesalahan yang pernah dilakukan membutuhkan sebuah tekad tersendiri untuk meruntuhkan dinding dinding keangkuhan.

 

“Acapkali meminta maaf menjadi begitu sulit terucap karena tampak bagai menjatuhkan harga dirinya. Maka, lebaran ini menjadi sarana sekaligus momentum memohon maaf tanpa harus merasa jatuh harga diri. Inklusivitas lebaran mampu meruntuhkan keangkuhan hati anak Adam”.

 

Lebaran dengan ke khasan yang dimilikinya telah mengajarkan sebuah kesadaran pertemuan Agama dan budaya telah mampu menciptkan sebuah nilai keadaban manusia. Perintah dalam sebuah ajaran agama dilaksanakan manusia yang berbudaya. Manusia dengan eksistesi budayanya mencoba menafsirkan kehendak tuhan terhadap dirinya.

ASW

Fahd El Fouz A Rafiq Lantik Ketua DPD Bapera Lampung, ini Pesannya

Lampung – Ketua Umum DPP Barisan Pemuda Nusantara (BAPERA) H. Fahd El Fouz A Rafiq lantik salah satu anak muda potensial yaitu Lucken Felario sebagai ketua DPD Bapera Lampung yang berlangsung di Hotel Marcopolo, Bandar Lampung, Pada Selasa (7/3).

Kegiatan bersejarah ini disertai pelantikan para ketua DPC di 15 kabupaten/kota se – Provinsi lampung. Momen ini turut dihadiri wakil gubernur Lampung Chusnunia Chalim dan Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad.

Ketua Umum DPP Bapera mengucapkan selamat atas dilantiknya ketua DPD Bapera Lampung yang menjadi termuda di Indonesia beserta jajarannya. Semoga dengan dilantiknya Lucken Felario sebagai ketua DPD Bapera lampung di usia mudanya dapat memberikan dorongan  semangat kepada para generasi z dan y agar dapat dengan segera membangkitkan Bapera Lampung.

Mantan Ketum PP – AMPG berharap, Bapera Lampung bisa terus berkembang dengan melakukan konsolidasi sampe ke tingkat desa dalam upaya mendukung, mensukseskan program pemerintah dengan banyak berkarya lewat ide ide pembaharu dan berinovasi semaksimal mungkin karena inovasi terbaik akan terjadi tatkala mengambil dua ide brilliant yang telah ada dan menyatukannya dengan cara yang baru.

Di kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim mengaku, peran pemuda di era digital saat ini sangat luar biasa dan pemerintah sangat terbuka untuk melakukan kolaborasi Bersama Barisan Pemuda Nusantara. Kita masih punya banyak PR khususnya soal bonus Demografi yang ada di Indonesia. Dan Kami selaku pemerintah disini membuka kolaborasi sebesar – besarnya, ujar Nunik.

Ketua DPD Bapera terlantik Lucken Felario berjanji akan mengibarkan panji panji Bapera ke seluruh Lampung dan akan terus bersinergi dengan program pemerintah sesuai apa yang diperintahkan langsung oleh Ketua umum Kami H. fahd El Fouz A Rafiq, tutupnya.

 

Dari Kota Carcassone Francis, Fahd El Fouz bicara soal Refleksi, Retropeksi dan Resolusi Menapaki Tahun 2023

Ketika seseorang tetap berkomitmen ke dalam prinsip Persatuan, kebersamaan, keharmonisan dan kemajemukan yang toleran maka ini akan menjadi satu kekuatan penting bagi bangsa ini untuk merajut tahun 2023 sebagai tahun harmoni. Saya Mengucapkan Selamat Natal dan Tahun Baru 2023 Semoga Indonesia kedepannya Makin Jaya. Nusantara Bersatu, Indonesia Maju 

Fahd El Fouz A Rafiq

(Ketua Umum DPP BApera) 

 

Bagian II

Jakarta – Tahun 2023 tinggal menghitung hari, persoalan polemik bangsa ini dari tantangan kebangsaan, politik, ekonomi dan sosial dipastikan akan kian berat. Ancaman Resesi ekonomi sudah di depan belum lagi ada kontestasi politik menuju Pileg dan Pilpres 2024 yang sudah pasti akan diwarnai persaingan sengit. Tahun 2023 bisa dipastikan sebagai tahun krusial untuk Indonesia ke depan, ucap Fahd el Fouz melalui pesan singkat Whatsappp dari kota Carcassone, francis pada Jum’at, 30 Desember 2022.

 

Ketua Umum DPP Bapera ini mengatakan, yang pasti kita tidak ada jalan lain sesuai komitmen Bersama dengan memperkokoh empat pilar kebangsaan. Pancasila harus hadir kembali dalam jiwa, sanubari dan alam bawah sadar masyarakat Indonesia terutama kalangan generasi mudanya. Penguatan Ideologi Pancasila ialah tameng agar anak bangsa terhindar dari ideologi transnasional yang ingin acak acak NKRI dan yang pasti kembali menggaungkan rasa Nasionalisme dan Patriotisme kepada generasi penerus bangsa.

 

Mengenal Singkat Sejarah Kota Carcassonne, France

Carcassonne merupakan salah satu kota di Prancis,yang saat ini masuk kawasan Eropa Barat.  Berdasarkan data terbaru juli 2022 Francis memiliki penduduk kurang lebih 70 Juta jiw,  letaknya di bagian selatan tepatnya di region Languaedoc – Rousillon. Kota ini dikenal sebagai kota abad pertengahan. Carcassonne berdiri di atas puncak bukit sehingga dapat dilihat dari jauh, kastil ini selalu menjadi penting bagi pasukan manapun yang ingin menguasai Prancis selatan. Kastil ini sangat strategis yang mengendalikan persimpangan antara jalur ke Samudera Atlantik, laut Tengah, Prancis dan Spanyol.

Sekitar tahun 500 SM, suku Kelt telah mendirikan benteng di Carcassonne. Ketika Romawi menaklukan Galia pada 100 -an SM, mereka membangung benteng yang lebih baru dan kuat. Sebagian benteng kuat dan kokoh itu menjadi bagian dari kastil ini.

Pada 453 M, suku Visigoth menakklukan Carcassonne dan memperkuatnya. Ketika Umayyah mengalahkan Visigoth pada awal 700-an M, mereka juga menguasai Carcassonne, namun raja suku Franka, Pippin, merebutnya kembali pada 759 M.

Para raja Meroving menyerahkan Carcassonne kepada Count Toulouse. Pada 1067 M, para Count Touluse membangun benteng yang baru dan lebih kuat di Carcassonne untuk menggantikan benteng lama Visigoth. Mereka membangun kastil dalam, dengan sumur di dalamnya supaya air bisa diperoleh tanpa perlu meniggalkan kastil. Jendela kecil untuk menembakkan panah juga ditambahkan.

Pada 1209 M, para raja Pracis telah menjadi semakin kuat dan mampu merebut Carcassonne dari para Count Toulouse. Prancis kemudian menggunakan Carcassonne sebagai benteng utama untuk mempertahankan perbatasan dengan Spanyol. Mereka juga membangun tembok tambahan untuk memperkuatnya.

 

Instropeksi

Mantan Ketum PP AMPG ini menambahkan, akhir tahun 2022 telah mencapai ujung perjalanannya, sebentar lagi kita akan menapaki tahun 2023. Pergantian tahun ini hendaknya tidak berlalu begitu saja, tanpa makna. Hal terbaik yang harus kita lakukan adalah muhasabah (introspeksi) untuk memperbaiki wajah kita sendiri, wajah beragama, persatuan dan yang pasti wajah Indonesia.

 

“Imam Ghazali (bapak Tasawwuf Modern) mengingatkan kita akan pentingnya intropeksi diri, bahkan tidak hanya pada saat tutup tahun, namun setiap hari kita dianjurkan untuk diam sejenak mengoreksi diri, dan mengingatkan dalam karya monumentalnya yaitu Ihya’ Ulumuddin bab empat halaman 420. Setelah kesadaran itu tumbuh dalam jiwa kita selanjutnya memanjatkan doa akhir tahun “Ya Muhawwil Ahwal, Hawwil Halana ila Ahsanil Ahwal (duhai tuhanku, Wahai Dzat yang mengubah keadaan, ubahlah keadaan kami kepada sebaik baiknya keadaan)”.

 

Peganglah sebuah komiten bahwa kemerdekaan negeri ini yang termaktub dalam nilai persatuan, kebersamaan, toleransi di tengah perbedaan dan harmonis adalah (hal mutlak). Hal tersebut dikokohkan dalam prinsip UUD 1945 yang menjadi komitmen berbangsa dan bernegara kita.

 

Saat yang tepat untuk melakukan refleksi sekaligus resolusi. Refleksi untuk menelaah ulang apa yang telah terjadi selama setahun belakangan; apa yang sudah dan belum tercapai. Proyeksi dan resolusi dalam artian menyusun rencana dan target selama setahun ke depan.

 Melihat perjalanan bangsa selama setahun terakhir, kita dihadapkan pada beragam residu persoalan kebangsaan paling berbahaya ialah terjadinya apa yang disebut sebagai korosi ideologi. Serbuan ideologi asing yang bertentangan dengan falsafah bangsa membuat ideologi nasional mengalami korosi atau semacam pengapuran dari dalam. Alhasil, ideologi nasional pun menjadi rapuh. Pancasila yang menjadi salah satu pilar kebangsaan pun mengalami degradasi alias kemerosotan. Sejumlah survei mendapati adanya kecenderungan generasi muda Indonesia tidak lagi mempercayai Pancasila sebagai ideologi bangsa.

 

Dunia Global

 Si Vis Pacem Para Bellum (Jika kau mendambakan perdamaian bersiaplah untuk perang) kalimat diatas sangat terkenal di zamannya khususnya masa Imperium Romawi! Ungkapan ini menjadi Adagium bagi para aggressor pecinta perang pada saat Romawi menjadi Imperium dunia. Napoleon Bonaparte sampai membalik ungkapan itu agar sesuai dengan naluri kekuasaannya. Dia mengatakan Si Vis Bellum Para Pacem jika mengharapkan perang, bersiaplah untuk Perdamaian.

Sepertinya adagium diatas berlaku saat ini yang mana tipe kepala negara bertipe Aggressor unjuk gigi seperti Vladimir Putin yang melakukan penyerangan sejak 24 Februari 2022 dan saat ini telah sukses menganeksasi 4 provinsi Ukraina, selanjutnya ada Xi Jin Ping yang melakukan ekspansi besar besaran dalam bidang Ekonomi dan perdagangan ke seantero dunia dan terus menantang hegemoni negeri Paman Sam, bukan hanya itu Presiden Tiongkok ini juga sudah menyiapkan Angkatan perangnya untuk mengambil kembali Taiwan yang hanya tinggal menunggu waktu saja bedil bedilan itu Meletus.

Negara lain seperti  Turki yang siap mencaplok Yunani akibat konflik yang berkepanjangan soal siapa yang berhak mengeksplorasi laut Mediterania. Di sisi lain negeri Tirai Bambu ini terus memprovokasi atas klaim lembah galwan yang berbatasan langsung dengan India. Sejak 2015-2016 silam rencana besar telah di eksekusi tiongkok dengan membelokkan sungai galwan oleh tiongkok yang berakibat kekeringan dan kelaparan di India di sisi lain Negeri Hindustan ini juga sedang membangun kekuatan ekonomi untuk menduduki posisi 3 besar menjadi Negara Super Power.

Belum lagi di Asia Timur, Korea Utara yang selalu menggertak dengan senjata Nuklirnya dan rudal anti Balistik yang selalu ditembakkan membuat negara tetangganya meriang. Yang jadi pertanyaan adalah Apakah Kim Jong Un akan menggertak terus, saya yakin suatu saat akan mencapai titik klimaksnya. Jadi jika disimpulkan Dunia global saat ini sedang mempertontonkan pertarungan para pemimpin bertipe aggressor.

Mantan Ketum Gema MKGR ini juga menyinggung soal Pulau Sipandan, Pulau Ligitan, Perairan Sambas, Kepulauan Riau dan Pulau Sebatik adalah pulau pulau yang sering di klaim negara Malaysia dan dua pulau telah diklaim Malaysia dan menang di Mahkamah Internasional, artinya apa kita Indonesia ini lemah pada lobi lobi Internasional. Bahkan Mahatir Muhammad mengklaim Kepri adalah wilayahnya, buat saya ini adalah kode keras. Tetangga tetangga yang nakal sesekali harus diberikan peringatan keras, tegasnya.

Lepasnya Timor Leste adalah permainan canggih Australia dengan menggunakan UNAMED. Jika kode Si Vis Pacem Para Bellum (Jika kau mendambakan perdamaian bersiaplah untuk perang) ini adalah kode keras untuk negara lain yang ingin usil dengan Indonesia. yang jadi pertanyaan kapan kita ambil kembali Timor Leste, Pulau Pasir dan seluruh pulau yang diklaim kembali kepangkuan ibu Pertiwi.

Disisi Barat kita berbatasan dengan Malaysia khususnya di wilayah Indonesia barat dan tengah, dan berhasil mengambil pulau Indonesia lewat Mahkamah Internasional, yang jadi pertanyaan kapan kita bisa rebut kembali pulau pulau yang dirampok 2 negara tersebut.

Indonesia tahun 2024 butuh pemimpin bertipe Agressor, butuh pemimpin penakluk yang jadi pertanyaan adakah calon presiden yang akan bertarung di 2024 bertipe aggressor ?

Ketika seseorang tetap berkomitmen ke dalam prinsip Persatuan, kebersamaan, keharmonisan dan kemajemukan yang toleran maka ini akan menjadi satu kekuatan penting bagi bangsa ini untuk merajut tahun 2023 sebagai tahun harmoni. Saya Mengucapkan Selamat Natal dan Tahun Baru 2023 Semoga Indonesia kedepannya Makin Jaya, tutup Ketua Bidang Ormas DPP Partai Golkar.

 

Penulis: ASW

Ketum DPP Bapera Usulkan 1 Juta Tentara dan Polisi Aktif Harus diwujudkan

 

Dengan ditambahnya jumlah tentara dan personel polisi diharapkan menambah kuantitas, kualitas serta kembali disegani khsususnya terkait pertahanan dan kemanan Indonesia baik dalam maupun luar negeri, Khususnya di kawasan regional.

Fahd El Fouz A Rafiq

(Ketua Umum DPP Bapera)

 

Jakarta – Kebijakan apapun soal negara pastinya berurusan dengan dunia politik. Karena politik senantiasa terpaut dengan Narasi. Setiap narasi adalah perjuangan tekstual (wicara/bicara-tulisan) untuk membuat sebuah hal ihwal diterima dan membuat hal ihwal ditolak atau setidaknya ditunda untuk diterima dan membuat hal ihwal yang lain ditolak atau setidaknya ditunda untuk diterima dalam ruang sosial, ucap Fahd A Rafiq Ketua Umum DPP Bapera di Jakarta, pada Selasa (22/11).

Dalam kita suci Al Qur’an ada surah bernama Al ‘asr ( massa/waktu). Yang intinya kita harus kenali akan kekuatan waktu, dalami pengetahuan hati dan selami akan kekalnya doa.  Seperti kita ketahui momentum tidak dapat dikejar namun ketika momentum itu hadir dan terlewatkan ia menjadi kenangan. Ingat kenangan tidak akan membawa anda kemana mana.

Maksud dari tulisan diatas adalah Indonesia mampu memanfaatkan peluang atas konflik global yang sedang menimpa dunia saat ini. Artinya kita memanfaat konflik global dan ini adalah momentum/waktu yang tepat yang tidak boleh di sia siakan. Negara yang dahulu bernama Nusantara di takdirkan untuk menjadi negara besar. Jika tidak momentum ini hanya menjadi bagian dari cerita dan kenangan di tempat obrolan cafe dan warung kopi.

Salah satu langkah menjadikan Indonesia menjadi negara besar dengan memperbanyak jumlah tentara dan polisi sebagai faktor penggentar untuk negara negara asing. jika dibandingkan dengan country yang masuk kategori maju, Indonesia masih cukup tertinggal apalagi soal jumlah pasukan dan perangkat militer dan kepolisian.

Perlu diketahui bersama Tiongkok menjadi negara yang memiliki 2 juta tentara aktif, di ikuti India 1,45 juta, Amerika 1,39 jt , Korea Utara 1,2 juta tantara, Rusia 850 ribu tantara,  Pakistan mempunyai 640 ribu tentara militer aktif. Dimana posisi Indonesia ?

Jumlah tentara aktif Indonesia menempati peringkat ke-8 terbanyak di Asia, yakni sebanyak 395,50 ribu personel dan jumlah personel polisi 450 ribu personel. Vietnam menjadi negara dengan jumlah personel aktif militer terbanyak di Asia Tenggara. Adapun jumlah personel aktif militer yang dimiliki Vietnam berkisar 470.000 personel.

Setelah sebelumnya saya sering membicarakan ekonomi seperti GDP, Gini Ratio, PDB salah satu syarat menjadi negara maju dengan memperkuat kekuatan militer dan kepolisian Kekuatan ekonomi sebuah negara pastinya di back up oleh kekuatan militer yang sesuai standar.

Apakah dengan jumlah tentara yang banyak membuat sebuah negara maju. Jawabannya belum tentu? Akan tetapi kedua unsur ini saling melengkapi plus ditambah penguasaan dalam bidang Teknologi.

Negara seperti Korea Utara, Vietnam, India, Pakistan menjadi negara dengan total jumlah tentara aktif di atas Indonesia. Tetapi mereka belum dikategorikan negara maju. Militer membackup ekonomi. Bagaimana negara negara eropa jika mendapat serangan dari luar. Mereka punya aliansi pertahanan yang telah teruji sejak perang dunia ke II bernama pakta pertahanan NATO.

Negeri gema ripah loh Jinawi ini adalah negara Archipelago yang sangat luas, beberapa kali kedaulatan Indonesia di goyang oleh negara negara yang mungkin ingin ngetes kekuatan pertahanan dan keamanan Indonesia. Layaknya NKRI yang memiliki jumlah penduduk  hampir 300 juta jiwa ini memiliki 1 juta tentara dan polisi aktif untuk melindungi negeri Indonesia tercinta.

Faktor penggentar itu penting, contoh kita lihat negara korea Utara yang jumlah tentaranya 1,2 juta jiwa apakah ada yang berani colek negeri Kim jong ung tersebut. Walaupun korea utara diberitakan oleh media barat adalah negara miskin. begitu juga Vietnam yang mampu mengalahkan AS pada perang indo cina II dengan taktik perang gerilyanya.

Tiongkok dengan penduduk 1,5 Milyar memiliki tentara sebanyak 2 juta pasukan bisa jadi personel polisi lebih dari 2 juta jiwa. Seperti kita ketahui bersama tiongkok saat ini adalah menguasai perdagangan dunia dan yang sangat digemborkan adalah mengembalikan hegemoni Jalur Sutra dalam perdagangan dunia. USA masih bertahan dalam penguasaan bidang teknologi.

Kita tidak perlu mencari rumus baru untuk menciptakan Indonesia kembali pada masa kejayaan. Kita tiru saja apa yang dilakukan Tiongkok dan Amerika. Lihat dari jumlah tentaranya negara maju pasti punya tentara diatas 1 juta personel begitu juga kepolisian untuk keamanan dalam negeri pastinya jauh lebih banyak dan tentara untuk mengantisipasi serangan yang berasal dari luar negeri.

Hari ini dunia dalam kondisi tidak baik baik saja, perlahan Invasi Rusia ke Ukraina telah menjalar hampir keseluruh negara Eropa ditambah lagi perang dagang antara AS dengan Tiongkok yang membuat dunia semakin tidak karuan. Apakah kepemimpinan  global yaitu Amerika setelah perang dunia ke II akan beralih, yang jadi pertanyaan kita apakah Indonesia akan terlibat dalam konflik tersebut ? Jadi yang pasti NKRI harus menaikan nilai tawar tinggi di era transisi saat ini, Tutup Ketua Bidang Ormas DPP Partai Golkar.

Penulis: ASW