Lakukan Wukuf di Padang Arafah Hari Ini, Ini Pesan yang Disampaikan Fahd A Rafiq

Lakukan Wukuf di Padang Arafah Hari Ini, Ini Pesan yang Disampaikan Fahd A Rafiq

Seluruh jemaah haji dari berbagai Negara berkumpul di Padang Arafah hari ini untuk melaksanakan wukuf. Hal tersebut sesuai dengan ketentuan pemerintah Arab Saudi yang menetapkan 9 Dzulhijjah 1444 H jatuh pada hari ini, Selasa (27/6).

Jemaah haji sudah bergerak ke Arafah sejak 8 Zulhijah atau Senin 26 Juni 2023 mulai pukul 07.00 Waktu Arab Saudi (WAS). Kumandang talbiyah mengalun ketika jemaah berangkat dari hotel di Makkah hingga tiba di Arafah.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1444 H/2023 M tahun ini memfasilitasi 240 jemaah haji lansia dan disabilitas untuk menjalani safari wukuf.

Mereka adalah jemaah lansia atau difabel yang memiliki keterbatasan dalam pergerakan sehingga tidak bisa melakukan apa-apa atau memiliki keterbatasan kemampuan fisik berat.

Ketua Umum DPP Bapera Fahd A Arafiq menyampaikan, bahwa tahun ini Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi telah memfasilitasi 240 jemaah haji lansia dan disabilitas untuk menjalani safari wukuf, agar Jemaah lansia dan difabel tetap bisa terus menyelesaikan ibadah haji.

“Memang PPIH Arab Saudi telah memfasilitasi 240 Jemaah Haji Lansia dan Difabel asal Indonesia, karena keterbatasan dalam gerak dan kemampuan fisik berat, dengan adanya bantuan tersebut semoga para Jemaah lansia dan difabel tetap bisa dan lancar dalam menyelesaikan ibadah haji, termasuk wukuf di Padang Arafah hari ini.” Ujar Fahd A Rafiq (27/6/23).

Sebelum disafariwukufkan, jemaah lansia ini dikumpulkan di lima hotel pada empat wilayah. Di Jarwal, disiapkan hotel 904 A dengan kapasitas 80 orang. Di Misfalah, ada di hotel 1113 dengan kapasitas 40 orang.

Di wilayah Syisah, disiapkan dua hotel, yaitu: 409 dengan 40 kapasitas, dan 410 dengan 40 kapasitas. Sementara di wilayah Raudhah, ada hotel 709 dengan 40 kapasitas.

“Semoga dengan adanya bantuan dari Petugas Pelenyenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, para Jemaah lansia dan difabel asal Indonesia dapat merasakan terlindungi dan lancar, karena diketahui, semua Jemaah berbagai negara sudah mulai berkumpul di Padang Arafah,” tutup Fahd A Rafiq.

Penulis : FN

Puncak Haji Hari Ini Wukuf Di Arafah, Fahd A Rafiq : Waspadai Cuaca Panas di Tanah Suci

Puncak Haji Hari Ini Wukuf Di Arafah, Fahd A Rafiq : Waspadai Cuaca Panas di Tanah Suci

Setelah Berangkat secara bergelombang pada senin (27/6/23) kemarin,  jemaah haji Indonesia mulai bergerak menuju Arafah. Bersama dengan 2,5 juta jemaah haji lainnya dari seluruh dunia, mereka akan menjalani puncak haji yang dimulai dari wukuf di Arafah.

Salah satu tantangan terbesar dalam pelaksanaan Ibadah Haji di Tanah Suci Mekkah adalah kondisi cuaca panas khas iklim gurun. Suhu di Tanah Suci menjadi tantangan bagi jemaah haji yang saat ini melakukan ibadah. Mereka terancam mengalami heatstroke imbas suhu panas ekstrem.

Ketua Umum DPP Bapera Fahd El Fouz Arafiq menyampaikan, setelah para Jemaah haji telah berangkat secara bergelombang dalam pelaksanaan wukuf di Padang Arafah. Jemaah diminta agar menjaga kondisi untuk melaksanakan wukuf, karena diketahui dilaporkan suhu di Arab Saudi bisa menembus sampai 46 derajat Celcius.

“Dari diberangkatkan pada senin kemarin, para Jemaah Haji asal Indonesia secara bergelombang berangkat ke Padang Arafah untuk melaksanakan wukuf, yang menjadi persoalan dalam pelaksaan wukuf adalah kondisi cuaca panas khas iklim gurun, kita ketahui suhu di Tanah Suci bisa menembus 46 derajat celcius.” Ucap Fahd A Rafiq (27/6).

Terdapat 32 ribu petugas kesehatan siap membantu siapa pun yang terkena sengatan panas atau penyakit lain, sementara botol-botol air dibagikan secara gratis.

Dirinya juga berpesan kepada semua Jemaah asal Indonesia, agar tetap menjaga kondisi untuk melaksanakan wukuf di Padang Arafah, karena suhu panas dikhawatirkan dapat terancam mengalami heatstroke.

“Saya menghimbau agar Jemaah haji Indonesia tetap menjaga kondisi dalam pelaksanaan wukuf di Padang Arafah hari ini, karena suhu panas dikhawatirkan dapat menimbulkan heatstroke, Jemaah dianjurkan dapat membawa alat teduh sendiri seperti payung, agar sinar matahari panas Tanah Suci tidak langsung menyengat ke tubuh para Jemaah.” Tutup Fahd A Rafiq.

Banyak peziarah memegang payung untuk melindungi diri dari sinar matahari, sementara yang lain membawa selimut doa terlipat di atas kepala.

Penulis : FN

Ketua Umum DPP Bapera: Jemaah Haji Indonesia Menuju Arafah untuk Wukuf

Ketua Umum DPP Bapera: Jemaah Haji Indonesia Menuju Arafah untuk Wukuf

 

Ketua Umum DPP Bapera Fahd El Fouz Arafiq, saat ini sedang berada di Mekkah untuk melaksanakan Haji, dan hari ini seluruh Jemaah secara bergelombang diberangkatkan menuju ke Arafah pada senin (26/6/23).

Dalam rangkaian haji wukuf dipadang Arafah merupakan yang utama dan wajib yang harus dilaksanakan seluruh jemaah haji pada selasa, 9 Dzulhijjah 1444 H atau 27 Juni 2023.

Jemaah Haji asal Indonesia itu akan diberangkatkan ke Arafah secara bertahap mulai pukul 07.00 hingga 24.00 Waktu Arab Saudi (WAS). Pemberangkatan telah dijadwalkan agar ratusan ribu jemaah haji ini bisa berjalan tertib dan lancar.

“Hari ini merupakan seluruh Jemaah haji asal Indonesia akan diberangkatkan ke Padang Arafah untuk melaksanakan wukuf, karena wukuf adalah salah satu inti haji, seluruh Jemaah dikirim secara bergelombang menuju ke Arafah agar para Jemaah ini bisa berjalan tertib dan lancar.” Ucap Fahd A Rafiq Senin, (26/6/2023).

Pemerintah Arab Saudi telah mengalokasikan 21 bus untuk setiap maktab jemaah haji Indonesia. Dengan jumlah rata-rata sekitar 3.000 jemaah per maktab, 21 bus tersebut diperkirakan hanya membutuhkan 3 kali perjalanan untuk mengangkut seluruh jemaah ke Arafah.

Waktu wukuf dimulai pada 9 Dzulhijjah saat tergelincirnya matahari sampai terbitnya matahari pada tanggal 10 Dzulhijjah. Wukuf wajib dilakukan oleh semua jemaah haji yang melaksanakan ibadah haji. Melaksanakan wukuf adalah wajib, karena wukuf merupakan salah satu rukun haji.

“Dalam pelaksanaan wukuf dipadang Arafah semoga semua Jemaah, bisa tertib dalam melaksanakannya, karena 10 Dzulhijjah atau 27 Juni merupakan puncak haji, saya mengingatkan untuk Jemaah lansia,  agar tidak memaksakan diri tidak memaksakan diri melakukan ritual lempar jumrah ke Jamarat. Petugas haji siap membadalkan jemaah lansia melontarkan jumroh.” Tutup Fahd A Rafiq.

Adanya Jemaah haji lansia asal Indonesia, pemerintah melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi sudah menyiapkan semua mekanisme yang terbaik untuk jemaah haji lansia untuk melaksanakan wukuf dipadang Arafah.

Penulis : FN